01 SECURITY & RESILIENCE

Backup,
before panic.

Keamanan dibangun berlapis: dari edge yang menyaring trafik, server yang dikeraskan, sampai backup yang benar-benar bisa dipulihkan. Tujuannya sederhana—saat terjadi masalah, Anda sudah tahu langkah berikutnya.

02 EDGE

Lebih cepat untuk pengunjung,
lebih sulit untuk penyerang.

Lapisan edge berada di antara pengunjung dan server Anda. Ia mempercepat akses sekaligus menyaring trafik sebelum sampai ke aplikasi.

SSL

Semua data antara pengunjung dan website dienkripsi, termasuk form login dan pembayaran.

CDN

Gambar, file, dan halaman statis disajikan dari lokasi yang lebih dekat dengan pengunjung, sehingga beban server berkurang.

Web Application Firewall

Permintaan yang mencurigakan—seperti upaya injeksi atau bot berbahaya—diblokir sebelum mencapai aplikasi.

03 SERVER HARDENING

Server yang dikeraskan sejak hari pertama.

Banyak insiden berawal dari hal sederhana: port yang lupa ditutup, kata sandi default, atau sistem yang tidak diperbarui. Hardening menutup celah-celah itu sebelum dimanfaatkan.

Perlindungan DDoS menyaring lonjakan trafik berbahaya di tingkat jaringan agar layanan tetap bisa diakses pengguna yang sah.

CAKUPAN HARDENING
  • Menonaktifkan layanan dan port yang tidak digunakan
  • Akses administrator dengan kunci dan pembatasan sumber
  • Firewall dengan aturan akses yang minimal
  • Pembaruan keamanan sistem operasi secara berkala
  • Log akses untuk penelusuran saat terjadi insiden
  • Pemisahan akun dan hak akses per peran
04 BACKUP

Backup yang belum pernah di-restore
hanyalah harapan.

Kami merancang backup dari pertanyaan yang benar: seberapa sering, disimpan berapa lama, di mana lokasinya, dan apakah sudah pernah dicoba dipulihkan.

Backup website & database

Jadwal dan retensi disesuaikan dengan seberapa sering data Anda berubah.

Snapshot

Salinan kondisi server pada satu titik waktu—berguna sebelum update besar atau perubahan konfigurasi.

Off-site backup

Salinan tambahan di lokasi terpisah, sehingga tetap aman jika server utama bermasalah.

05 DISASTER RECOVERY

Dua angka yang menentukan
rencana pemulihan.

Sebelum memilih teknologi, sepakati dulu dua target ini. Keduanya menentukan jenis backup, frekuensi, dan biaya yang masuk akal.

RPO · RECOVERY POINT OBJECTIVE

Berapa banyak data yang boleh hilang?

Jika backup terakhir dibuat tadi malam, data sejak saat itu berisiko hilang. Semakin kecil toleransinya, semakin sering backup harus dibuat.

RTO · RECOVERY TIME OBJECTIVE

Seberapa cepat sistem harus pulih?

Beberapa jam masih bisa diterima untuk website profil, tetapi tidak untuk sistem transaksi. Target ini menentukan apakah perlu server cadangan yang siap pakai.

  • Daftar sistem kritis dan urutan pemulihannya
  • Lokasi dan jadwal backup setiap sistem
  • Langkah restore yang terdokumentasi
  • Kontak dan peran saat insiden
  • Jadwal uji pemulihan berkala
  • Catatan hasil uji dan perbaikannya
06 LET’S BUILD

Punya server lama?
Punya ide baru?
Bring it.

Ceritakan kondisi sistem saat ini. Tim Consis membantu menentukan titik awal yang paling masuk akal.