SSL
Semua data antara pengunjung dan website dienkripsi, termasuk form login dan pembayaran.
Keamanan dibangun berlapis: dari edge yang menyaring trafik, server yang dikeraskan, sampai backup yang benar-benar bisa dipulihkan. Tujuannya sederhana—saat terjadi masalah, Anda sudah tahu langkah berikutnya.
Lapisan edge berada di antara pengunjung dan server Anda. Ia mempercepat akses sekaligus menyaring trafik sebelum sampai ke aplikasi.
Semua data antara pengunjung dan website dienkripsi, termasuk form login dan pembayaran.
Gambar, file, dan halaman statis disajikan dari lokasi yang lebih dekat dengan pengunjung, sehingga beban server berkurang.
Permintaan yang mencurigakan—seperti upaya injeksi atau bot berbahaya—diblokir sebelum mencapai aplikasi.
Banyak insiden berawal dari hal sederhana: port yang lupa ditutup, kata sandi default, atau sistem yang tidak diperbarui. Hardening menutup celah-celah itu sebelum dimanfaatkan.
Perlindungan DDoS menyaring lonjakan trafik berbahaya di tingkat jaringan agar layanan tetap bisa diakses pengguna yang sah.
Kami merancang backup dari pertanyaan yang benar: seberapa sering, disimpan berapa lama, di mana lokasinya, dan apakah sudah pernah dicoba dipulihkan.
Jadwal dan retensi disesuaikan dengan seberapa sering data Anda berubah.
Salinan kondisi server pada satu titik waktu—berguna sebelum update besar atau perubahan konfigurasi.
Salinan tambahan di lokasi terpisah, sehingga tetap aman jika server utama bermasalah.
Sebelum memilih teknologi, sepakati dulu dua target ini. Keduanya menentukan jenis backup, frekuensi, dan biaya yang masuk akal.
Jika backup terakhir dibuat tadi malam, data sejak saat itu berisiko hilang. Semakin kecil toleransinya, semakin sering backup harus dibuat.
Beberapa jam masih bisa diterima untuk website profil, tetapi tidak untuk sistem transaksi. Target ini menentukan apakah perlu server cadangan yang siap pakai.
Ceritakan kondisi sistem saat ini. Tim Consis membantu menentukan titik awal yang paling masuk akal.